Mulai Jualan Nasi Lemak
Namun di ujung bulan Juni lalu, dia mengumpulkan kekuatan untuk memulai bisnis tempat makan.
Sejak membuka warung makan di Permaisuri, Cheras, pemuda 29 tahun ini mulai merasa tenang.
Dia mengaku berhasil mengumpulkan pelanggan setia yang 'jatuh cinta' dengan tangan dinginnya mengolah nasi lemak.
" Saya memilih untuk jualan makanan, yang menjadi kebutuhan orang. Lagipula, orang tidak membeli barang yang mereka inginkan, namun yang mereka perlukan," katanya.
Cerita Lapak Nasi Lemak Buka Seperti Biasa, Pelanggan Melihatnya Selalu Tutup - Dream
Ngelanjutin Artikel nya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar