
Bisnis.com, JAKARTA — Emiten-emiten Grup Kresna menemukan jalan keluar untuk memoles kinerja paruh pertama 2021, meski di tengah bayang-bayang pandemi Covid-19.
Empat dari enam emiten yang terafiliasi dengan Grup Kresna mencatatkan total pendapatan hingga Rp7,18 triliun per semester I/2021, naik 10 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya, yang sebesar Rp6,54 triliun. Dengan demikian, total laba bersih yang diraup perseroan melambung hingga 1.640 persen.
Keempat emiten tersebut adalah PT Telefast Indonesia Tbk. (TFAS), PT NFC Indonesia Tbk. (NFCX), PT Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX), dan PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk. (DIVA).
Laba bersih yang dibukukan keempat emiten itu mencapai Rp910,12 miliar, jauh di atas realisasi semester I/2020, yang hanya Rp52,29 miliar. Namun, torehan fantastis itu tidak berasal dari segmen bisnis utama melainkan pos laba investasi.
Guru Besar Keuangan dan Pasar Modal Universitas Indonesia (UI) Budi Frensidy mengatakan aksi yang dilakukan oleh keempat emiten besutan Grup Kresna itu tergolong tidak biasa lantaran perolehan laba berasal dari saham yang masih memiliki afiliasi. Lagipula, emiten-emiten tersebut bukanlah perusahaan investasi.
Tapi, dia menilai bahwa jika yang melakukan aksi tersebut adalah PT Kresna Graha Investama Tbk. (KREN), maka merupakan hal yang wajar karena perusahaan itu memang bergerak di bidang investasi.
Strategi Tak Biasa Emiten Grup Kresna Poles Kinerja - Bisnis.com
Ngelanjutin Artikel nya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar