Rechercher dans ce blog

Kamis, 11 Juli 2024

Spanyol Singkirkan Perancis, Lamine Yamal Luar Biasa, Kesempurnaan Matador - Kompas.com

KOMPAS.com – Spanyol masih sempurna di Euro 2024. Penampilan apik tim Matador sejatinya tak lepas dari performa luar biasa Lamine Yamal.

Spanyol berhasil menyingkirkan Perancis seusai meraih kemenangan 2-1 dalam partai semifinal Euro 2024.

Laga Spanyol vs Perancis dalam jadwal Euro 2024 berlangsung di Munich Football Arena, Muenchen, pada Selasa (9/7/2024) atau Rabu (10/7/2024) dini hari WIB.

Perancis sempat unggul lebih dahulu atas Spanyol seusai Randal Kolo Muani membukukan gol pada menit ke-9.

Baca juga: Hasil Spanyol Vs Perancis: Yamal Fenomenal, La Roja ke Final Euro 2024

Akan tetapi, Spanyol dapat membalikkan keadaan melalui aksi Lamine Yamal (21’) dan Dani Olmo (25’).

Sejarah pun diciptakan oleh Lamine Yamal. Sang bintang Barcelona itu menjadi pencetak gol termuda di sepanjang sejarah Euro atau Piala Eropa.

Performa luar biasa Lamine Yamal juga mewarnai kesempurnaan Spanyol sepanjang mentas di Euro 2024.

Spanyol menjadi tim yang belum terkalahkan di Euro 2024. Skuad berjulukan Matador itu mengemas enam kemenangan selama mentas di Jerman.

Baca juga: HT Spanyol Vs Perancis 2-1: Mbappe Lepas Topeng, Rekor Lamine Yamal

Rincian kemenangan Spanyol di Euro 2024 saat menghadapi Kroasia (3-0), Italia (1-0), Albania (1-0), Georgia (4-1), Jerman (2-1), dan Perancis (2-1).

Kesempurnaan Spanyol akan terasa paripurna seandainya tim besutan Luis De la Fuente mampu menjadi juara di Euro 2024.

Saat ini, Spanyol sudah dipastikan menyegel tempat di partai final Euro 2024 dan akan menghadapi pemenang laga Belanda vs Inggris.

Belanda bakal menjalani pertandingan menghadapi Inggris dalam semifinal Euro 2024.

Baca juga: Spanyol Vs Perancis: Ayam Jantan Membosankan, Rodri Tak Peduli

Laga Belanda vs Inggris dijadwalkan berlangsung di Stadion BVB Dortmund pada Rabu (10/7/2024) atau Kamis (11/7/2024) dini hari WIB.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Adblock test (Why?)


Spanyol Singkirkan Perancis, Lamine Yamal Luar Biasa, Kesempurnaan Matador - Kompas.com
Ngelanjutin Artikel nya

Rabu, 10 Juli 2024

Ditahan 49 Hari, Pegi: Support dari Keluarga Luar Biasa, Sempurna Pokoknya - Kompas TV

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon, Pegi Setiawan mengaku terharu ketika berbicara mengenai support keluarganya selama masa penahanannya.

Menurut Pegi, support keluarga terutama ibunya adalah penyemangat dirinya selama menjalani masa penahanan.

Luar biasa adalah kata yang keluar dari mulut Pegi Setiawan untuk menggambarkan perjuangan orang tua dan keluarganya.

"Support dari keluraga yang sangat saya rasakan luar biasa sekali, penyemangat bagi saya, sempurna pokonya." Ujar Pegi dalam wawancaranya kepada KompasTV (10/07/24). 

Baca Juga: Jadi Mantan Tersangka Pembunuhan, Pegi Setiawan Beri Masukan ke Polisi

#pegisetiawan #vinacirebon #vina

Adblock test (Why?)


Ditahan 49 Hari, Pegi: Support dari Keluarga Luar Biasa, Sempurna Pokoknya - Kompas TV
Ngelanjutin Artikel nya

Selasa, 09 Juli 2024

Efeknya Luar Biasa, Inilah Manfaat Tidak Makan Malam, dr Zaidul Akbar: Dipraktikkan Nabi SAW - Serambinews.com

[unable to retrieve full-text content]

Efeknya Luar Biasa, Inilah Manfaat Tidak Makan Malam, dr Zaidul Akbar: Dipraktikkan Nabi SAW  Serambinews.com
Efeknya Luar Biasa, Inilah Manfaat Tidak Makan Malam, dr Zaidul Akbar: Dipraktikkan Nabi SAW - Serambinews.com
Ngelanjutin Artikel nya

Biasa 'Dicuekin' Saat Adu Penalti, Pelatih Brasil Marah ke Netizen - CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Brasil Dorival Junior tidak nyaman dengan ocehan-ocehan netizen yang mempermasalahkan dirinya saat Tim Samba hendak menjalani adu penalti melawan Uruguay pada laga perempat final Copa America 2024.

Dorival menjadi viral karena dianggap 'dicuekin' pemain-pemain timnas Brasil yang sedang bersiap melakukan adu penalti melawan Uruguay.

Dalam video dan foto yang beredar di media sosial, terlihat Dorival berada di luar lingkaran pemain Brasil. Dari cuplikan video dan tampilan foto yang ada, pelatih berusia 62 tahun itu seolah tampak tak dipedulikan anak asuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komentar-komentar liar pun bermunculan sehingga membuat Dorival jengah. Menurutnya yang terlihat dalam laga melawan Uruguay tersebut adalah hal lumrah. Dirinya memang biasa tidak ada di dalam lingkaran pemain.

ADVERTISEMENT

Hal itu sudah dilakukan Dorival saat ia masih melatih klub-klub di Brasil.

"Dalam semua adu penalti di mana saya terlibat, saya tidak pernah berada di dalam lingkaran. Semua yang saya lakukan sudah dipersiapkan sebelum pertandingan. Pada momen itu, saya tak perlu mengatakan apapun. Kecuali saya melihat ada sesuatu yang berbeda, kesulitan, masalah, atau perubahan tiba-tiba," ujar Dorival dilansir dari GE.

"Tetapi bukan itu masalahnya, semuanya sudah diberi isyarat. Pada menit-menit akhir pertandingan, kami sudah menentukan siapa yang akan menjadi penendang. Biasanya saya menjauh. Jika Anda melihat gambar dari pertandingan lain, Anda bisa melihat saya tidak terlibat di sana," terangnya.

Menurut Dorival lingkaran pemain jelang adu penalti adalah momen khusus bagi pemain, sehingga dirinya tidak merasa berhak ada di dalam kerumunan anak asuhnya.

"Momen itu milik pemain. Saya tidak suka berpartisipasi dan saya menghindarinya," ujar Dorival.

Mantan pelatih Sao Paulo, Flamengo, Santos, Palmeiras, Fluminense, Vasco Da Gama, dan Cruzeiro juga menerangkan dirinya sudah menjauh dari kumpulan pemain-pemain yang akan menjalani adu penalti sejak masih aktif menjadi pemain.

"Saya sudah melakukannya sejak saya masih bermain. Ada kejuaraan yang berakhir dengan seri dan penalti, pada 1988. Dan saya lebih suka menjauh," jelasnya.

[Gambas:Video CNN]

(nva/ptr)

Adblock test (Why?)


Biasa 'Dicuekin' Saat Adu Penalti, Pelatih Brasil Marah ke Netizen - CNN Indonesia
Ngelanjutin Artikel nya

Senin, 08 Juli 2024

Luar Biasa! Mojang Kota Bandung, Harashta Haifa Zahra Juara Miss Supranational 2024 - BANDUNG GO ID

dok. Instagram @misssupranational

dok. Instagram @misssupranational

Prestasi ini menandai kemenangan pertama bagi Indonesia sejak kompetisi dimulai pada tahun 2009.

Kompetisi Miss Supranational 2024, yang berlangsung sejak 17 Juni 2024, melibatkan 68 finalis dari berbagai negara. Setelah melalui berbagai tahapan penilaian selama masa karantina, acara grand final digelar pada 6 Juli 2024 waktu setempat.

Harashta Haifa Zahra yang juga merupakan Mojang Kota Bandung berhasil mengalahkan pesaingnya dari Amerika Serikat, Republik Ceko, Brasil, dan Curacao untuk meraih gelar juara.

Prestasi Harashta Haifa Zahra sebagai satu-satunya wakil Asia di babak lima besar ini mendapat sambutan hangat dari para pageant lovers di tanah air. Kemenangan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi Kota Bandung, tetapi juga bagi seluruh Indonesia.

Dengan kemenangan ini, Harashta Haifa Zahra telah mengukir sejarah baru dan membawa nama Indonesia ke panggung internasional dalam dunia kecantikan.

"Ini adalah momen yang sangat luar biasa dan penuh kebanggaan bagi saya dan seluruh masyarakat Indonesia, terutama bagi warga Bandung," kata Harashta setelah dinobatkan sebagai pemenang.

Atas Prestasi tersebut, Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas prestasi gemilang yang dicapai oleh Harashta Haifa Zahra.

"Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian Harashta. Ini adalah bukti bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa kita meraih prestasi di kancah internasional," ujar Bambang, Minggu, 7 Juli 2024.

Bambang berharap kemenangan Harashta Haifa Zahra di Miss Supranational 2024 dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kota Bandung dan seluruh Indonesia.

“Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, tidak ada hal yang tidak mungkin untuk dicapai,” tuturnya. (ziz)**


Kepala Diskominfo Kota Bandung

Yayan A. Brilyana

Adblock test (Why?)


Luar Biasa! Mojang Kota Bandung, Harashta Haifa Zahra Juara Miss Supranational 2024 - BANDUNG GO ID
Ngelanjutin Artikel nya

Apa Benar Campur Nitrogen dengan Angin Biasa Bikin Ban Cepat Rusak? - Otomotif Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjaga tekanan udara ban mobil, menjadi salah satu cara perawatan agar usia pakainya lebih lama. Selain itu juga untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan layaknya pecah ban.

Namun demikian, tak sedikit pemilik mobil yang masih mempertanyakan apakah boleh mencampur nitrogen dan angin biasa ketika melakukan pengisian tekanan ban.

Pasalnya, banyak anggapan bila mencampur nitrogen dan udara biasa, dapat menimbulkan efek buruk seperti kerusakan material dan sebagainya.

Baca juga: Perlukah Menguras Udara pada Ban Mobil Secara Berkala

Menjawab hal ini, Fisa Rizqiano, Deputy Head of Original Equipment (OE) Bridgestone Indonesia menjelaskan, sebenarnya tidak ada kekhawatiran khusus dari segi safety.

Ilustrasi ban mobil pecah.Toyota Astra Motor Ilustrasi ban mobil pecah.

"Hanya kadar kemurnian dari nitrogen saja yang dapat berkurang. Dari segi dampak, hanya manfaat penggunaan nitrogen yang berkurang, kalau dari segi safety tidak ada kekhawatiran secara khusus," kata Fisa kepada Kompas.com, Jumat (5/7/2024).

Fisa menjelaskan, dari segi manfaat nitrogen jelas lebih unggul dibanding mengisi tekanan udara ban konvensional.

Baca juga: Respons BYD Soal Keran Pemesanan M6 untuk Indonesia

Beberapa keunggulan nitrogen adalah menjaga tekanan ban lebih stabil dalam perubahan kondisi cuaca panas dan dingin. Dengan demikian, performanya juga otomatis terjaga.

"Selain itu juga mengisi nitrogen dapat menekan penurunan udara secara alami karena proses perembesan melalui pori-pori ban," ujar Fisa.

Ilustrasi mengisi tekanan udara pada ban mobilKOMPAS.com/STANLY RAVEL Ilustrasi mengisi tekanan udara pada ban mobil

Karena itu, Fisa menyarankan, ketika pemilik mobil akan melakukan pengisian dengan nitrogen setelah menggunakan udara biasa, baiknya dilakukan pengurasan lebih dulu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Adblock test (Why?)


Apa Benar Campur Nitrogen dengan Angin Biasa Bikin Ban Cepat Rusak? - Otomotif Kompas.com
Ngelanjutin Artikel nya

Minggu, 07 Juli 2024

SYL Nangis di Sidang: Rumah Masih Kebanjiran, Saya Nggak Biasa Disogok-sogok - detikNews

Jakarta -

Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) sempat menangis saat membacakan nota pembelaan atau pleidoi setelah dituntut 12 tahun penjara oleh jaksa KPK. SYL mengaku tak biasa disogok.

SYL awalnya menjelaskan rekam jejaknya sebagai birokrat, kepala daerah, hingga menteri. SYL mengatakan dia bisa saja korupsi sejak menjabat sebagai kepala daerah.

"Apabila saya memang berniat melakukan itu, saya pasti sudah melakukannya sejak dari dulu menjabat di daerah dan, apabila hal tersebut terjadi, dengan rentang waktu karier saya sebagai birokrat yang panjang, saya pasti akan sudah menjadi salah satu orang yang sangat punya kekayaan," kata SYL saat membacakan pleidoi di sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (5/7/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SYL kemudian mulai terisak-isak. SYL mengatakan rumahnya di Makassar, Sulawesi Selatan, masih sering kebanjiran. Dia pun mengaku tak biasa disogok.

"Rumah saya kalau banjir masih kebanjiran, Bapak, yang di Makassar itu. Saya nggak biasa disogok-sogok orang. Tunjukkan bahwa saya pernah," ucap SYL.

ADVERTISEMENT

SYL juga mengaku selalu mengecek apakah honornya sudah sesuai ketentuan. Dia mengatakan bawahannya kerap menyebut uang yang diterima sudah dipertanggungjawabkan.

"Adapun penerimaan yang saya dapatkan selama ini adalah honor dan uang perjalanan dinas, yang selalu saya tanyakan kepada saudara Kasdi dan Panji, dan keduanya selalu menjawab bahwa biaya tersebut, semua sudah sesuai aturan dan kata kata khas yang selalau saya ingat 'Ini sudah dipertanggungjawabkan bapak, ini sudah menjadi hak menteri, pak'. Lillahitaala rasulullah tidak jadi sembayang saya kalau tidak sebut itu. Setiap saya hati-hati uang ini," ujarnya.

SYL sebelumnya dituntut hukuman 12 tahun penjara. Salah satu hal memberatkan SYL ialah perbuatannya bermotif tamak.

Jaksa meyakini SYL melakukan pemerasan terhadap anak buah yang totalnya mencapai Rp 44,6 miliar. Perbuatan itu diyakini dilakukan bersama Sekjen Kementan nonaktif Kasdi dan mantan Direktur Kementan Hatta. Ketiganya diadili dalam berkas terpisah.

Uang itu diterima SYL selama menjabat Menteri Pertanian pada 2020-2023. Jaksa mengatakan SYL memerintahkan staf khususnya, Imam, Kasdi, M Hatta, dan ajudannya, Panji, untuk mengumpulkan uang 'patungan' dari para pejabat eselon I di Kementan. Uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi SYL.

Simak juga Video 'Saat SYL Sebut-sebut Presiden Setelah Dituntut 12 Tahun Bui':

[Gambas:Video 20detik]

(taa/haf)

Adblock test (Why?)


SYL Nangis di Sidang: Rumah Masih Kebanjiran, Saya Nggak Biasa Disogok-sogok - detikNews
Ngelanjutin Artikel nya

Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini Multi Manfaat dari Jagung - RRI.co.id

[unable to retrieve full-text content] Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini Multi Manfaat dari Jagung    RRI.co.id Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini...