Rechercher dans ce blog

Kamis, 03 Maret 2022

Eren Jaeger dan Lelouch Vi Britannia, Protagonis Abu-Abu Anime - GenSINDO

Lelouch Vi Britannia adalah protagonis sebelum Eren Jaeger yang menunjukkan kalau karakter utama pun bisa berdiri di area abu-abu, tidak hanya hitam dan putih. (Foto: KOMBO)

Anime biasanya akan menampilkan karakter utama berupa orang baik-baik. Beberapa, seperti Naruto, bahkan mengisahkan perjuangan karakter utamaya merangkak dari bawah untuk kemudian menjadi jagoan pujaan semua orang. Mereka kemudian berjuang demi keadilan. Namun, sejumlah serial justru menawarkan karakter utama yang berada di daerah abu-abu.

Attack on Titan adalah contoh yang paling nyata. Eren Jaeger, karakter utama di serial ini, dulunya adalah bocah yang sedih setelah melihat ibunya mati dimakan Titan. Kesedihan itu berubah menjadi dendam dalam hatinya. Eren pun bertekad untuk menyingkirkan para Titan itu dan membebaskan umat manusia dari belenggu makhluk pemangsa manusia tersebut. Apa pun pertaruhannya.

Menjelang akhir Attack on Titan, perilaku dan kepribadian Eren berubah total. Jika awalnya dia adalah tipikal karakter utama shounen di dunia di mana kekuatan persahabatan dan bicara dengan musuh tidak berjalan, maka, dia kemudian menemukan cara kontroversial untuk mewujudkan keinginannya.

Eren berdedikasi untuk memulai Rumbling, dengan membebaskan ribuan Titan Kolosal yang membentuk tembok di sekeliling rumahnya dan mengirim mereka ke bagian lain di dunia. Para Titan itu membunuh siapa saja yang menghalangi jalan mereka sampai hanya orang di Pulau Paradis yang tersisa. Ini jelas berbeda denga Eren ketika pertama kali diperkenalkan.

Alasan aksi Eren di season akhir itu membuat bingung banyak orang. Tapi, semuanya jadi jelas menjelang akhir serial itu. Rencananya adalah Eren harus menjadi penjahat yang musti dikalahkan teman-temannya. Dia memicu kebencian yang akan menyatukan dunia melawan dirinya. Dia memastikan menghalau semua sekutunya dan menunggu sampai nasibnya ada di tangan mereka. Aksi Eren ini bukan yang pertama. Karakter utama di Code Geass sudah pernah melakukannya. Dia adalah Lelouch Vi Britannia.

Mengutip Game Rant, Eren dan Lelouch punya banyak persamaan dalam tindakan mereka. Karakteristik mereka mungkin berbeda. Latar belakang kedua karakter ini juga berbeda. Namun, jika dikaji lebih dalam, persamaan di antara Eren dan Lelouch ini tidak bisa terhindarkan.

Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler Attack on Titan dan Code Geass!

Baca Juga: 9 Serial Anime tentang Balas Dendam Paling Populer

1. Lelouch Vi Britannia

Eren Jaeger dan Lelouch Vi Britannia, Protagonis Abu-Abu Anime

Sangat jarang di anime ada protagonis yang balik badan dari ide mereka sendiri. Mereka kemudian berubah menjadi hal yang awalnya ingin mereka kalahkan. Dalam melakukannya, mereka memastikan kalau siapa pun yang mengalahkan mereka akan jadi pahlawan. Jarang, tapi bukan mustahil. Lelouch Vi Britannia melakukannya pada 2007. Jauh sebelum Eren muncul di manga Attack on Titan pada 2009.

Adblock test (Why?)


Eren Jaeger dan Lelouch Vi Britannia, Protagonis Abu-Abu Anime - GenSINDO
Baca Lagi Artikel Yang selanjut Nya di sini

Rabu, 02 Maret 2022

Ini Perbedaan Flu Biasa dan Omicron, Jangan Terkecoh! - detikHealth

Jakarta -

Perbedaan flu biasa dan Omicron seperti apa sih? Mengingat keduanya sama-sama memicu gejala yang mirip, seperti batuk, pilek, hingga hidung tersumbat.

Bahkan, sejumlah pakar pun kesulitan bagaimana membedakannya secara klinis. Hal ini diketahui dari pernyataan dokter spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan penyakit tropik dan infeksi yang berpraktik di RS Pondok Indah, dr Ronald Irwanto, Sp.PD-KPTI, FINASIM.

"Antara Omicron dan Delta atau Alpha, Beta, Gamma, atau sama (virus) Influenza sekalipun itu sangat sulit sekali dibedakan secara klinis," tuturnya dalam webinar bertajuk 'Omicron vs Delta', Selasa (22/2/2022).

Lalu, Perbedaan Flu Biasa dan Omicron seperti Apa?

Meski perbedaan flu biasa dan Omicron terbilang sulit diketahui, namun dr Erlina, dokter spesialis paru dari RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), mengungkapkan bahwa Omicron memiliki gejala yang khas berupa sakit tenggorokan.

"Mulai dari gatal tenggorokan sampai nyeri, kemudian biasanya menjadi batuk. Biasanya batuknya kering, kemudian disertai hidung tersumbat. Di hidung ada beberapa, ada yang merasa hidung tersumbat, ada yang merasa pilek," terangnya, Sabtu (29/1/2022).

dr Erlina juga mengungkapkan gejala Omicron tersebut bisa disertai dengan nyeri kepala dan badan lemas.

"Tambahannya adalah nyeri kepala dan badannya lemas (pada pasien Omicron). Ini mirip banget dengan flu oleh sebab itu untuk kondisi Omicron yang sudah mulai marak, jangan terlalu menganggap enteng flu terutama pada orang-orang lansia atau usia tua, atau orang-orang dengan komorbid yang komorbidnya tidak terkendali," pungkas dr Erlina.

Adakah Gejala Lain sebagai Perbedaan Flu dan Omicron?

Ya, selain sakit tenggorokan, perbedaan flu dan Omicron bisa dilihat dari gejala lainnya. dr Harish Chafle, konsultan senior-pulmonologi dan perawatan kritis di Rumah Sakit Global Parel, Mumbai, mengklasifikasikan 3 kategori gejala Omicron dari yang paling umum, kurang umum, dan tergolong serius. Berikut informasinya:

Gejala Omicron yang Paling Umum

  • Demam
  • Batuk
  • Kelelahan
  • Kehilangan indra penciuman dan rasa

Gejala Omicron Kurang Umum

  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Nyeri
  • Diare
  • Ruam kulit
  • Perubahan warna pada jari tangan atau kaki
  • Mata merah atau iritasi

Gejala Omicron yang Tergolong Serius

  • Kesulitan bernapas atau sesak napas
  • Kehilangan bicara atau mobilitas
  • Kebingungan
  • Nyeri dada

Sementara itu, dikutip dari India.com, Kamis (3/3/2022), perbedaan flu dan Omicron kemungkinan bisa dilihat dari gejala berikut:

  • Batuk kering: COVID-19 (sering), flu (sering), pilek (kadang-kadang)
  • Demam: COVID-19 (sering), flu (sering), pilek (jarang)
  • Hidung tersumbat: COVID-19 (jarang), flu (kadang-kadang), pilek (sering)
  • Sakit tenggorokan: COVID-19 (kadang-kadang), flu (kadang-kadang), pilek (sering)
  • Sesak napas: COVID-19 (kadang-kadang), flu (tidak teramati), pilek (tidak teramati)
  • Sakit kepala: COVID-19 (kadang-kadang), flu (sering), pilek (tidak diamati)
  • Sakit badan: COVID-19 (kadang-kadang), flu (sering), pilek (sering)
  • Bersin: COVID-19 (tidak teramati), flu (tidak teramati), pilek (sering)
  • Kelelahan: COVID-19 (kadang-kadang), flu (sering), pilek (kadang-kadang)
  • Diare: COVID-19 (jarang), flu (kadang-kadang), pilek (tidak diamati)

Perbedaan Flu dan Omicron: Ini Cara Membedakannya

Salah satu cara untuk mengetahui perbedaan flu dan Omicron adalah melakukan tes COVID-19.

"Anda dapat pergi dan mendapatkan tes COVID di banyak apotek, dan dokter Anda dapat memberikan tes untuk flu," kata Brooke Bozick, seorang pakar NIH penyakit pernapasan yang mempengaruhi paru-paru, dikutip dari News in Health (NIH).

"Tes COVID-19 juga tersedia di banyak pusat kesehatan. Dan Anda dapat membeli alat uji yang disetujui untuk digunakan di rumah," lanjutnya.

Simak Video "Dokter Beberkan Gejala Covid-19 yang Kini Sering Muncul Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

Adblock test (Why?)


Ini Perbedaan Flu Biasa dan Omicron, Jangan Terkecoh! - detikHealth
Ngelanjutin Artikel nya

Cuma Ngajak Makan Malam, Abu Nawas Bisa Sembuhkan Penyakit Temannya, Luar Biasa! - Okezone Muslim

ABU Nawas memang memiliki banyak akal di benaknya. Seperti dalam kisah lucu kali ini ketika dia menyembuhkan sakit temannya hanya dengan mengajak orang-orang makan malam.

Peristiwa unik itu bermula ketika Abu Nawas pergi menjenguk seorang temannya yang terkenal sangat kikir. Temannya tersebut sedang terbaring sakit.

Baca juga: Unik! Abu Nawas Naik Takhta Usai Jawab 3 Pertanyaan Aneh Raja, Soal Apa Saja Ya? 

Begitu sampai di rumah temannya itu, Abu Nawas langsung masuk dan menjumpai seorang tabib sedang memeriksa penyakitnya.

Abu Nawas mendengar tabib itu berkata, "Tidak masalah Pak, asal sekujur tubu Anda mengeluarkan banyak keringat, maka suhu tubuh anda tentu akan segera turun."

Dengan tersenyum, Abu Nawas yang berada di samping temannya itu segera melontarkan kata-kata.

Baca juga: Raja Melongo! Abu Nawas Bisa Tunjuk Titik Tengah Bumi, Gimana Caranya? 

"Ini mudah saja. Hari ini mari kita semua berkumpul makan malam di sini, ia pasti kalang kabut dan dengan sendirinya akan mengeluarkan banyak keringat," ucap Abu Nawas seperti dilansir nu.or.id.

Wallahu a'lam bishawab.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(han)

Adblock test (Why?)


Cuma Ngajak Makan Malam, Abu Nawas Bisa Sembuhkan Penyakit Temannya, Luar Biasa! - Okezone Muslim
Ngelanjutin Artikel nya

Selasa, 01 Maret 2022

Jangan Salah Mengartikan Covid-19 dengan Flu Biasa, Ini Beda Gejalanya - Republika Online

Banyak contoh yang muncul di mana Covid-19 disalahpahami sebagai flu biasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para ahli kesehatan masih memantau infeksi Covid-19 varian omicron. Masyarakat diminta tidak lengah dan tetap menaati protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, menjaga kebersihan tangan, serta memperoleh vaksinasi dosis ketiga atau booster untuk mencegah penularan virus corona.

Namun baru-baru ini, banyak contoh yang muncul di mana Covid-19 disalahpahami dan dinilai seperti pilek dan flu biasa. Banyak orang ragu untuk melakukan tes Covid-19 dan melanjutkan hidup dengan anggapan bahwa yang dialami hanya pilek atau flu biasa. 

Hal ini membuat mereka mungkin dapat memulihkan diri dari serangan virus, tetapi dalam prosesnya mereka cenderung menularkan virus tersebut ke orang lain dan ada kemungkinan kondisi itu dapat berakibat buruk pada orang lain. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami perbedaan antara Covid-19 dan flu. Jika ada sedikit keraguan, seseorang harus menjalani tes untuk virus corona.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyebut, Anda tidak dapat membedakan antara flu dan Covid-19 hanya dengan melihat gejalanya saja karena mereka memiliki beberapa gejala yang sama. Itulah mengapa pengujian diperlukan untuk mengetahui apa penyakitnya dan untuk memastikan diagnosisnya. 

"Pengujian juga penting karena dapat mengungkapkan apakah seseorang terkena flu dan Covid-19 pada saat yang bersamaan," kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, seperti dikutip dari Times of India.

Seperti disebutkan di atas, keduanya disebabkan oleh virus, dan memiliki serangkaian gejala yang mirip. Sehingga sulit untuk memastikan hanya dari gejalanya saja, apakah pasien menderita Covid-19 atau flu.

Ada beberapa gejala umum Covid-19 dan flu, yakni merasa demam atau menggigil, batuk, sesak napas atau kesulitan bernapas, kelelahan, dan sakit tenggorokan. Kemudian, pilek atau hidung tersumbat, nyeri otot atau nyeri tubuh, sakit kepala, muntah, diare, serta perubahan dalam atau hilangnya indera pengecapan maupun penciuman.

Meski demikian, ada beberapa perbedaan gejala yang membuat Covid dan flu tak sama. Berbagai gejala Covid-19 bergantung pada bagaimana kekebalan inang bereaksi terhadap patogen. Namun, sejumlah gejala yang sangat khas dari virus ini adalah demam, sakit tenggorokan, pilek, sesak napas, dan kelelahan.

Dalam banyak kasus, sakit kepala, nyeri, ruam pada kulit, perubahan warna pada jari tangan atau kaki, mata merah atau iritasi, dan diare juga diamati terjadi pada pasien setelah serangan virus corona. Pada kasus yang parah, Covid-19 juga dapat memengaruhi kinerja paru-paru, perut, dan kesehatan kognitif individu.

Selain itu, ada satu perbedaan mencolok antara terjadinya Covid-19 dan flu biasa. Para ahli di MayoClinic mengatakan, "Gejala Covid-19-19 dan flu muncul pada waktu yang berbeda dan memiliki beberapa perbedaan. Gejala Covid-19 umumnya muncul 2-14 hari setelah terpapar. Gejala flu biasanya muncul sekitar 1-4 hari setelah terpapar,"kata dia.

Para ahli juga mengatakan bahwa dalam kasus Covid-19, pasien selalu mengalami demam. Sedangkan pada kasus flu tidak semuanya demikian. "Demam pada flu terjadi, tetapi tidak selalu," kata mereka.

Selanjutnya, dalam kasus Covid-19, terutama ketika varian delta merajalela, orang mengalami kehilangan indera penciuman dan indera perasa. Gejala ini jarang terlihat pada flu. 

Orang yang terinfeksi varian omicron juga tidak mengalami kondisi itu. Hilangnya penciuman dan rasa telah diamati selama pandemi Covid-19, dan hal ini digunakan sebagai salah satu gejala yang membedakannya dengan flu.

Sementara itu, masalah perut, seperti diare yang terkait dengan Covid-19 terjadi pada sebagaian besar orang dewasa. Sedangkan dalam kasus flu, mayoritas terlihat pada anak-anak. Sama halnya dengan mual atau muntah.

Direktur Kesiapsiagaan Bahaya Menular Global (GIH), Kesiapsiagaan Darurat WHO (WPE), di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dr Slyvie Briand, mengatakan flu sangat umum, terutama di musim (tertentu). Biasanya, gejala flu bukan hanya demam, sakit kepala, nyeri otot, tetapi juga gejala saluran pernapasan atas, seperti bersin dan batuk.

"Untuk Covid-19 pada dasarnya gejalanya sama, tetapi selain itu juga memiliki gejala spesifik, seperti anosmia, yaitu kurangnya penciuman dan ageusia, yaitu kurangnya rasa. Banyak orang, terutama anak muda, telah mengalami gejala tambahan dan spesifik untuk Covid-19 ini," kata dia.

CDC AS mengatakan, dibandingkan dengan flu, Covid-19 dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius pada beberapa orang. Covid-19 juga dapat memakan waktu lebih lama sebelum orang menunjukkan gejala, dan orang dapat tetap menular untuk jangka waktu yang lebih lama.

Selain itu, penderita flu menularkan virus sekitar satu hari setelah menunjukkan gejala, tetapi penderita Covid-19 dapat menyebarkan virus bahkan sebelum dan dalam beberapa kasus tanpa menunjukkan gejala apa pun. Studi telah menemukan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 dapat menyebarkan virus dalam kurun waktu delapan hari setelah gejalanya muncul.

Masyarakat diimbau tetap mengenakan masker, menjaga jarak dari orang yang terinfeksi, menjaga tangan tetap bersih, melakukan vaksinasi dan suntikan booster. Lalu, mengikuti pedoman yang dikeluarkan oleh pemerintah dan pihak berwenang dinilai sudah cukup untuk mencegah penyebaran virus corona.

Adblock test (Why?)


Jangan Salah Mengartikan Covid-19 dengan Flu Biasa, Ini Beda Gejalanya - Republika Online
Ngelanjutin Artikel nya

Jadwal dan Cara Nonton Anime My Dress-Up Darling (Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru) - Lifestyle Kontan

KONTAN.CO.ID - Inilah jadwal dan cara nonton anime My Dress-Up Darling (Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru). Episode baru rilis setiap hari Sabtu, link streaming resmi tersedia di Bilibili/Bstation.

Buat yang mungkin terlewat tontonan anime menarik, My Dress-Up Darling atau Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru dapat Anda ikuti. Anime yang satu ini cukup banyak diperbincangkan oleh para penggemarnya, dan masih tayang hingga saat ini.

Lagi bosan dengan anime dengan genre action atau mungkin yang ceritanya sedikit berat? Bisa tonton My Dress-Up Darling yang bercerita kehidupan sehari-hari siswa SMA bernama Wakana Gojo dan karakter yang waifu banget Marin Kitagawa.

Anime My Dress-Up Darling diangkat dari manga yang ditulis dan diilustrasikan oleh Shinichi Fukuda. Pada 9 Januari 2022 lalu, anime ini akhirnya diadaptasi menjadi serial yang digarap oleh studio CloverWorks.

Mempertemukan dua tokoh utama, Wakana Gojo dan Marin Kitagawa yang masih duduk di bangku SMA. Kisah kehidupan mereka di sekolah dan hal lainnya berkaitan dengan keseharian akan terungkap dalam anime yang satu ini.

Apakah Marin Kitagawa akan masuk dalam daftar waifu Anda di anime tahun ini? Saksikan selengkapnya dalam My Dress-Up Darling atau Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru. Berikut sinopsis dan jadwal tayangnya.

Baca Juga: Nonton Attack on Titan Season 4 Part 2 Episode 24, Streaming di iQIYI, WeTV, Viu, dll

Sinopsis My Dress-Up Darling (Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru)

Anime My Dress-Up Darling (Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru)

Wakana Gojo adalah siswa SMA tahun pertama yang bercita-cita menjadi perajin boneka hina (semacam boneka tradisional Jepang yang digunakan untuk festival Hinamatsuri).

Suatu hari saat semester pertama, Marin Kitagawa yang merupakan teman sekelas Wakana yang populer ini melihatnya sedang membuat kostum boneka di ruang pakaian sekolah.

Marin, yang telah lama ingin cosplay (berdandan menggunakan kostum untuk menjadi karakter tertentu), telah mengamati ketrampilan Wakana dalam menjahit.

Marlin kemudian meminta Wakana untuk membuat kostum karakter dari video game yang dikaguminya. 

Namun, Wakan tidak pernah membuat kostum dalam skala manusia pada umumnya. Didorong oleh emosi Marlin yang kuat, Wakana akhirnya menerima permintaan Marin.

Bagaimana kostum yang dibuat oleh Wakana untuk Marin? Apakah sesuai dengan harapan Marin yang ambisinya ingin cosplay?

Baca Juga: Nonton Boruto Episode 238, Streaming di iQIYI, WeTV, Viu, Bstation/Bilibili

Editor: Arif Budianto

Adblock test (Why?)


Jadwal dan Cara Nonton Anime My Dress-Up Darling (Sono Bisque Doll wa Koi wo Suru) - Lifestyle Kontan
Baca Lagi Artikel Yang selanjut Nya di sini

SHOLAT SUNNAH DHUHA Menyimpan KEISTIMEWAAN Luar Biasa, Maukah Kamu Mendapatkannya? - Desk Jabar - Deskjabar.com

DESKJABAR - Mengerjakan sholat diantara matahari akan terbit, disebut sholat dhuha atau sholat sunnah dhuha.

Sholat sunnah dhuha dikerjakan ketika matahari bersiap terbit di pagi hari.

Ketika mengerjakan sholat sunnah antara matahari bersiap terbit disebut sholat dhuha.

Sholat sunnah dhuha pun dikerjakan di sela sela matahari terbit.

Biasanya sholat sunnah dhuha dikerjakan antara pukul 6.00 WIB atau pukul 6.30 WIB.

Sholat sunnah dhuha merupakan sholat sunnah dikerjakan sesaat sebelum matahari terbit.

Seperti diketahui sholat sunnah dhuha memiliki manfaat besar bagi yang mengerjakannya.

Baca Juga: Mimpi Didatangi Roh Atau Arwah Orang yang Sudah Meninggal, Pertanda Apa? Ini Kata Ustadz Syafiq Riza

Di kalangan umat muslim sholat sunnah dhuha diyakini memiliki keistimewaan luar biasa.

Adblock test (Why?)


SHOLAT SUNNAH DHUHA Menyimpan KEISTIMEWAAN Luar Biasa, Maukah Kamu Mendapatkannya? - Desk Jabar - Deskjabar.com
Ngelanjutin Artikel nya

Teratas di Survei SMRC, Ganjar Dinilai Luar Biasa Mengekspos Diri - Detikcom

Yogyakarta - Elektabilitas Ganjar Pranowo menjadi yang tertinggi dalam survei yang diselenggarakan oleh lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) kepada pemilih kritis di Tanah Air. Ganjar mengungguli Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Survei SMRC ini dilakukan di kalangan pemilih kritis, yaitu kelompok dengan kriteria memiliki telepon, tinggal di perkotaan, berpendidikan tinggi, dan sering mengakses berita sosial politik dari berbagai media. Ada 72 persen pemilih kritis dari populasi pemilih nasional.

"Ganjar luar biasa mengekspos dirinya ke sosial media dan cenderung tidak membuat kontroversi, juga cenderung adaptif dan mendengarkan suara," kata Dekan Fisipol UGM Wawan Mas'udi kepada wartawan, Selasa (1/3/2022).

"Misalnya ada kasus, Ganjar tidak langsung mengatakan tidak tapi merespons dengan bahasa dan cara Ganjar," imbuhnya.

Akan tetapi, hasil survei ini menurut Wawan belum bisa dianggap final. Selain 2024 masih jauh, publik juga masih menerka-nerka sosok pemimpin setelah Jokowi. Apalagi dalam beberapa survei lain hasil survei nama Prabowo, Ganjar, dan Anies selalu bergantian menjadi yang teratas.

"Sebenarnya belum ada yang benar-benar dianggap sebagai pemenang atau dominan. Karena hampir semuanya masih di bawah 30 persen. Artinya masih terbuka ruang dan kemungkinan terkait dengan kompetisi elektoral itu," ucapnya.

Angka elektabilitas di bawah 30 persen dan dengan selisih tipis antar tokoh itu menurutnya belum mencerminkan adanya satu preferensi publik yang dominan.

"Tapi itu menunjukkan adanya harapan dari masyarakat tentang model kepemimpinan seperti apa ke depan," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan Ganjar mendapatkan hasil unggul atas calon-calon presiden lainnya dalam kelompok pemilih kritis. Hal tersebut disampaikannya melalui kanal YouTube resmi SMRC.

Keunggulan tersebut terlihat dalam berbagai simulasi pertanyaan seperti pilihan spontan (top of mind), simulasi semi terbuka 29 nama, simulasi tertutup 15 nama, simulasi tertutup 3 nama, sampai simulasi tertutup 2 nama. Pada jawaban spontan atau top of mind, Ganjar berada di urutan teratas dengan dukungan sebesar 19,9 persen, kemudian Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dengan 10,4 persen, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 9,8 persen.

"Sementara, calon-calon lain mendapat dukungan spontan di bawah 4 persen, dan yang belum tahu 45,7 persen," ucap Deni dalam keterangan tertulis, Senin (28/2).

Dalam simulasi lainnya, yaitu pertanyaan terbuka dengan 29 nama, Ganjar tetap di posisi teratas dengan dukungan 26,8 persen. Disusul Anies Baswedan, Prabowo, Sandiaga, dan Ridwan Kamil.

"Dalam dua tahun terakhir, dukungan pemilih kritis kepada Ganjar dalam simulasi semi terbuka naik dari 7,7 persen pada survei Mei 2020 menjadi 26,8 persen pada survei terakhir 8-10 Februari 2022," papar Deni.

"Sejak April 2021, Ganjar konsisten berada di urutan teratas, sementara Anies dan Prabowo bersaing ketat memperebutkan posisi kedua setelah Ganjar," pungkasnya.

Simak Video "Jukir Solo Dukung Ganjar Maju Pilpres, FX Rudy: Saya Sampaikan ke Bu Mega"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/mbr)

Adblock test (Why?)


Teratas di Survei SMRC, Ganjar Dinilai Luar Biasa Mengekspos Diri - Detikcom
Ngelanjutin Artikel nya

Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini Multi Manfaat dari Jagung - RRI.co.id

[unable to retrieve full-text content] Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini Multi Manfaat dari Jagung    RRI.co.id Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini...