Rechercher dans ce blog

Rabu, 08 November 2023

Sebelum Sukses, 5 Miliarder Ini Pernah Bekerja Menjadi Pegawai Biasa! Bisa Tebak? - beautynesia

Pekerjaan, apa pun itu jenisnya, adalah cara seseorang untuk menghasilkan uang demi menyambung hidup hingga mengaktualisasikan diri. Semua posisi di sebuah organisasi pun punya fungsi penting masing-masing yang saling mendukung satu sama lain.

Oleh karena itu, kamu nggak perlu minder walaupun menjalani profesi yang mungkin dianggap orang lain biasa-biasa saja. Bahkan, dilansir dari Investopedia, para miliarder terkenal di bawah ini pun dulunya pegawai biasa sebelum akhirnya menorehkan kisah suksesnya dalam sejarah!

Warren Buffett

Forbes kembali merilis daftar orang terkaya dunia 2022. Berikut daftar 10 orang terkaya di dunia versi Forbes.Warren Buffett/ Foto: Daniel Zuchnik/WireImage

Warren Buffett memulai perjalanan untuk mengumpulkan kekayaannya yang bernilai miliaran dolar sejak usianya masih anak-anak. Pada usia 13 tahun, Buffett memulai pekerjaan pertamanya sebagai bocah pengantar koran.

Pada saat remaja, Warren Buffett juga memulai bisnis mesin pinbal dan beberapa ide bisnis lainnya. Berkat kegigihannya dalam mencari berbagai peluang bisnis, Buffett berhasil mengumpulkan keuntungan senilai 10 ribu dolar AS ketika ia lulus kuliah.

Oprah Winfrey

Deretan selebriti yang sukses menjadi produserOprah Winfrey/Foto: Instagram.com/oprahdaily

Oprah Winfrey adalah salah satu perempuan tangguh dalam sejarah yang berhasil mengubah nasibnya sendiri. Ia menunjukkan bahwa dirinya mampu untuk menjadi lebih baik dan lebih sukses dalam segala hal yang dicobanya.

Meskipun begitu, Winfrey memulai kariernya sebagai tenaga kerja biasa di toko grosir dekat salon pangkas rambut ayahnya. Namun, dengan keuletannya, Winfrey dengan cepat mendaki puncak kariernya di bidang penyiaran dan media hingga saat ini.

Michael Bloomberg

Michael Bloomberg/Foto: Instagram/mikebloomberg

Michael Bloomberg terkenal dengan kiprahnya di dunia investasi dan karier politiknya. Namun, mungkin belum banyak yang mengetahui bahwa sebelum berhasil mendaki tangga kesuksesan, Bloomberg pernah bekerja sebagai petugas di area parkir.

Terlahir dari keluarga dengan latar belakang ekonomi yang biasa-biasa saja, Bloomberg bekerja untuk biaya kuliahnya dan bahkan berhasil menempuh pendidikan hingga S2 di Harvard. Bloomberg, kemudian, memulai kariernya di Wall Street lewat Salomon Brothers dan sukses menjadi salah satu orang terkaya di Amerika.

Bill Gates

Bill Gates/Foto: Instagram/thisisbillgates

Bill Gates keluar dari Harvard karena kecintaannya pada teknologi sejak usia muda. Pendiri Microsoft ini bahkan telah memiliki pekerjaan sebagai pemrogram komputer untuk TRW—perusahaan di Amerika yang punya beragam jenis bisnis, mulai dari otomotif, elektronik, hingga proyek luar angkasa—saat masih duduk di bangku SMA.

Gates berhasil menjadi salah satu orang terkaya di dunia lewat bidang yang ditekuninya itu. Meskipun pada akhirnya Bill Gates berhenti dari kesibukannya untuk menjalankan bisnis Microsoft yang dirintisnya sendiri dan lebih fokus pada kegiatan filantropis yang mendukung upaya peningkatan pendidikan, memerangi kelaparan, dan pengembangan vaksin lewat Yayasan Bill & Melinda Gates.

Jeff Bezos

Jeff Bezos/Foto: Instagram/jeffbezos

Jeff Bezos adalah pebisnis sukses yang mendirikan Amazon dan menjual banyak barang mulai dari buku hingga layanan surat kabar berlangganan. Namun, jauh sebelum itu, ia adalah pegawai biasa yang bertugas membalik burger di balik mesin pemanggang McDonald’s.

Bezos sendiri mulai bekerja di cabang bisnis waralaba yang berada di Miami itu ketika usianya baru 16 tahun. Ia sering bercerita bahwa dirinya belajar hal penting dari pengalaman selama bekerja di sana, yakni untuk memberikan pelayanan—ataupun produk yang dijual—secepat mungkin kepada pelanggan tanpa merusak kualitasnya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

Dewi Maharani Astutik

Adblock test (Why?)


Sebelum Sukses, 5 Miliarder Ini Pernah Bekerja Menjadi Pegawai Biasa! Bisa Tebak? - beautynesia
Ngelanjutin Artikel nya

Arsenal Luar Biasa - detikSport

Jakarta -

Arsenal membuat Sevilla tak berkutik sama sekali pada matchday keempat Grup B Liga Champions. Meriam London perkasa di laga ini.

Arsenal vs Sevilla berlangsung di Emirates Stadium, Kamis (9/11/2023) dini hari WIB. Pasukan Mikel Arteta menang 2-0 lewat gol Leandro Trossard dan Bukayo Saka.

Kemenangan ini makin sip bagi Arsenal karena Sevilla tak berkutik. Berdasarkan data Whoscored selama babak pertama tim asal Spanyol itu tak bisa melepaskan tembakan dan cuma satu kali melakukan sentuhan bola di sepertiga akhir pertahanan Arsenal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika dihitung selama pertandingan, Sevilla cuma bisa melakukan tiga kali sentuhan bola di kotak penalti Arsenal. Satu tembakan juga diciptakan Sevilla dan itu terjadi pada injury time.

Sevilla juga kalah telak dalam penguasaan bola. Tim besutan Diego Alonso cuma punya 38 persen dan Arsenal mencapai 62 persen.

"Kami bermain sangat baik dan menciptakan banyak peluang. Ini malam yang sempurna bagi kami," kata Trossard kepada TNT Sports.

"Itu sebabnya Anda bermain sepakbola - untuk malam seperti ini. Penonton luar biasa dan kami ingin memberikan sesuatu kembali kepada mereka jadi ini kemenangan besar bagi kami," tegasnya.

Hasil ini membuat Arsenal mantap di puncak Grup B dengan sembilan poin. PSV Eindhoven dan Lens sama-sama tepat di belakang Arsenal dengan lima poin. Sevilla ada di dasar dengan dua poin.

Simak Video "Hasil Liga Champions: Arsenal Menang 2-0 atas Sevilla"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)

Adblock test (Why?)


Arsenal Luar Biasa - detikSport
Ngelanjutin Artikel nya

Puji PPATK, Mahfud: TPPU yang Dibawa ke Pengadilan Luar Biasa Banyak - Kompas.com - Nasional Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD memuji kinerja Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang dianggap membuat banyak gebrakan dalam menindak tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Menurut Mahfud, gebrakan itu bisa terlihat dari banyaknya kasus TPPU yang bisa dibawa ke meja hijau dalam beberapa tahun terakhir.

"Saudara lihat pada tahun ini gebrakan dari PPATK untukk membawa TPPU ke pengadilan, ke tindak pidana pengadilan itu luar biasa banyak kan," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (8/11/2023).

Baca juga: Besok, Panji Gumilang Diperiksa dalam Kasus Penggelapan dan TPPU di Indramayu

Mahfud menyampaikan, PPATK punya peran dalam pemeberantasan PTPPU dengan menyampaikan laporan hasil analisis kepada aparat penegak hukum

Ia mencontohkan, ada kasus pencucian uang hasil peredaran obat ilegal yang dibongkar PPATK bersama Polri serta transaksi janggal Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan yang bermula dari laporan PPATK.


Terbaru, pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang ditetapkan sebagai tersangka TPPU dan penggelapan dana Yayasan Al Zaytun.

"Berarti PPATK ini sudah mulai efektif, mungkin sebelum itu, Anda jarang mendengar apa sih yang dilakukan oleh PPATK. Dulu banyak orang enggak kenal juga PPATK, padahal sudah lama berdirinya," kata Mahfud.

Baca juga: Usai Bertemu Jokowi, Ketua PPATK Sebut RUU Perampasan Aset Masih Jadi Prioritas Pemerintah

Mahfud pun yakin bahwa pemberantasan TPPU dapat terus berjalan meski Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset tak kunjung disahkan.

"Nyatanya kita juga cukup produktif dalam beberapa tahun terakhir ini bisa kan medobrak beberapa hal yang katanya sulit kita masuki bisa," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


Puji PPATK, Mahfud: TPPU yang Dibawa ke Pengadilan Luar Biasa Banyak - Kompas.com - Nasional Kompas.com
Ngelanjutin Artikel nya

Puji PPATK, Mahfud: TPPU yang Dibawa ke Pengadilan Luar Biasa Banyak - Kompas.com - Nasional Kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD memuji kinerja Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang dianggap membuat banyak gebrakan dalam menindak tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Menurut Mahfud, gebrakan itu bisa terlihat dari banyaknya kasus TPPU yang bisa dibawa ke meja hijau dalam beberapa tahun terakhir.

"Saudara lihat pada tahun ini gebrakan dari PPATK untukk membawa TPPU ke pengadilan, ke tindak pidana pengadilan itu luar biasa banyak kan," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (8/11/2023).

Baca juga: Besok, Panji Gumilang Diperiksa dalam Kasus Penggelapan dan TPPU di Indramayu

Mahfud menyampaikan, PPATK punya peran dalam pemeberantasan PTPPU dengan menyampaikan laporan hasil analisis kepada aparat penegak hukum

Ia mencontohkan, ada kasus pencucian uang hasil peredaran obat ilegal yang dibongkar PPATK bersama Polri serta transaksi janggal Rp 349 triliun di Kementerian Keuangan yang bermula dari laporan PPATK.


Terbaru, pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang ditetapkan sebagai tersangka TPPU dan penggelapan dana Yayasan Al Zaytun.

"Berarti PPATK ini sudah mulai efektif, mungkin sebelum itu, Anda jarang mendengar apa sih yang dilakukan oleh PPATK. Dulu banyak orang enggak kenal juga PPATK, padahal sudah lama berdirinya," kata Mahfud.

Baca juga: Usai Bertemu Jokowi, Ketua PPATK Sebut RUU Perampasan Aset Masih Jadi Prioritas Pemerintah

Mahfud pun yakin bahwa pemberantasan TPPU dapat terus berjalan meski Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset tak kunjung disahkan.

"Nyatanya kita juga cukup produktif dalam beberapa tahun terakhir ini bisa kan medobrak beberapa hal yang katanya sulit kita masuki bisa," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


Puji PPATK, Mahfud: TPPU yang Dibawa ke Pengadilan Luar Biasa Banyak - Kompas.com - Nasional Kompas.com
Ngelanjutin Artikel nya

Selasa, 07 November 2023

Milan Vs PSG, Sikap Rossoneri Tepat, Dukungan Pun Luar Biasa - Kompas.com - Kompas.com

KOMPAS.com - AC Milan sukses mengalahkan Paris Saint Germain (PSG) dengan skor 2-1 dalam matchday keempat Grup F Liga Champions 2023-2024, Rabu (8/11/2023) dini hari WIB.

I Rossoneri berhasil mengembalikan kedudukan seusai tertinggal terlebih dahulu. Dua gol kemenangan Milan dicetak oleh Rafael Leao (12') dan Olivier Giroud (50'). 

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengaku senang dengan kemenangan yang diraih. Pelatih berkebangsaan Italia turut mengucapkan terima kasih atas dukungan para pendukung di San Siro.

"Sabtu (5/11/2023/kalah dari Udinese) bukan yang kami inginkan dan malam ini merupakan kesempatan membuktikan itu, terutama dalam hal mentalitas. Anda bisa menang atau kalah dalam sepak bola," ujar Pioli pada situs resmi AC Milan, Selasa (7/11/2023) malam.

Baca juga: Copenhagen Vs Man United: MU Haus Kesuksesan, tetapi Kondisi Memprihatinkan

https://twitter.com/nocontextfooty/status/1722014214254977313?t=CITQf8m_GjgpcYu5geT-9g&s=19

"Namun, para pemain mendekati, terutama dalam hal mentalitas, determinasi, pertarungan, hati, dan jiwa sangat luar biasa. Saya mengetahui para pemain dan saya tahu reaksi mereka akan bersama sikap yang tepat," ujarnya.

Diketahui, Milan kalah 0-1 dari Udinese pada pekan ke-11 Serie A 2023-2024.

"Kami tahu bahwa kami sangat payah pada hari Sabtu dan mengecewakan para pendukung, yang selalu mendukung kami. Saya telah di AC Milan selama empat tahun sampai sekarang, dan ini sangat langka untuk melihat basis penggemar. Para pendukung mendukung Anda begitu banyak, bahkan di waktu yang sulit," ucapnya.

"Jika mereka mengkritik kami pada Sabtu, itu karena kami tidak bermain dengan baik. Namun, kami tahu pendukung kami tidak bisa menunggu untuk mendukung kami lagi. Liga Champions adalah Liga Champions, laga ini dibuat untuk AC Milan. Mereka memberi kami energi yang banyak, dan kami menunjukkan di lapangan," tuturnya.

Baca juga: Jadwal Liga Champions Malam Ini: Copenhagen Vs Man United, Salzburg Vs Inter

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang napas AC Milan dalam persaingan menuju babak 16 besar Liga Champions 2023-2024.

Kini, AC Milan menduduki peringkat ketiga Grup F dengan torehan lima poin dari empat pertandingan. Milan terpaut dua poin dari Dortmund yang berada diposisi teratas.

Sementara itu, kekalahan yang diterima PSG memaksa mereka untuk turun satu peringkat ke posisi kedua.

Hal ini disebabkan Dortmund berhasil mengalahkan Newcastle United 2-0. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Adblock test (Why?)


Milan Vs PSG, Sikap Rossoneri Tepat, Dukungan Pun Luar Biasa - Kompas.com - Kompas.com
Ngelanjutin Artikel nya

Senin, 06 November 2023

Cerita Abrar: dari Siswa 'Biasa', Kini Raih IPK Tertinggi FTTM ITB - detikcom

Jakarta -

Abrar Taimullah lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada wisuda Oktober 2023. Mahasiswa Teknik Metalurgi angkatan 19 ini juga mengantongi gelar IPK tertinggi pada jenjang S1 Fakultas Teknik Perminyakan dan Pertambangan (FTTM) yakni 3,98.

Semasa kuliah, Abrar dikenal aktif dalam kegiatan akademik, organisasi, maupun olahraga. Tapi tak banyak yang tahu, ia bukan Abrar 'yang sama' saat masih di bangku sekolah.

Bukan Siswa Akademis

Abrar mengakui, masa SMA yang dijalaninya tidak diramaikan dengan prestasi akademik. Menurutnya, ia masuk golongan pelajar dengan nilai yang meski tidak istimewa tapi masih masuk dalam batas aman. Ia memilih untuk fokus pada bidang lain, yaitu organisasi dan olahraga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat bersekolah di SMA Negeri Modal Bangsa (MOSA), Aceh Besar, Abrar aktif berorganisasi. Ia juga turut mengharumkan sekolah dalam perlombaan basket dan futsal.

Barulah saat melihat pengumuman jalur undangan atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), ia mulai mengubah fokus. "Aku ketolak di SNMPTN. Itulah jadi patah hati aku pertama kali ditolak sama kampus. Dan itu malah jadi semangat baru buat aku, pokoknya harus dapet ITB," ujarya kepada detikEdu, Sabtu (4/11/2023).

Abrar mulai meninggalkan beberapa kesibukannya untuk fokus belajar. Ia mengisi hari-hari dengan belajar siang dan malam demi masuk salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Pagi-Malam di Bimbel

Abrar masih memiliki beberapa bulan untuk menyiapkan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN). Waktu yang tersisa ia manfaatkan untuk belajar sendiri maupun di bimbingan belajar. "Waktu itu pintunya belum dibuka, aku masuk belajar sendiri," ceritanya.

Setelah bimbel, Abrar tidak langsung pulang. Ia masih menekuni materi bersama teman-temannya hingga malam hari. "Selama persiapan UTBK datang paling pagi pulang paling malam," ujarnya sambil tertawa.

Sepulang dari bimbel, Abrar masih melanjutkan belajar dengan mengulang materi yang sudah diajarkan. Kerja keras tersebut berbuah manis dengan berhasil meraih satu bangku di FTTM ITB.

Terbawa Sampai Kuliah

Menurut Abrar, ketekunannya selama persiapan UTBK SBMPTN terus terbawa hingga jenjang kuliah. Berbekal ilmu organisasi, ia jadi bisa mengimbangi kegiatan organisasi dan akademik. Abrar aktif mengikuti Unit Kebudayaan Aceh (UKA) hingga menjadi Ketua Umum di tahun 2022. Ia juga sempat mengikuti beberapa lomba akademik maupun olahraga.

Meski tidak bermimpi menjadi mahasiswa terbaik ITB, Abrar mulai menyadari dirinya akan meraih gelar itu selepas lulus. "Sekitar 2 tahun kuliah itu kan bisa dilihat dari IPnya, bagus gitukan. Dari 4 semester, aku 3 semester IPnya 4," ujarnya.

Abrar menuturkan jika dari 8 semester, 6 di antaranya meraih IP 4, yaitu di semester 2, 3, 4, 5, 7, dan 8. Pencapaiannya ini berbuah manis dengan mendapatkan predikat mahasiswa berprestasi Teknik Metalurgi tahun 2022.

Atas prestasinya tersebut, peraih beasiswa afirmasi untuk mahasiswa daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T) ini pun didaulat mewakili wisudawan untuk berpidato dalam acara wisuda pada 28 Oktober 2023 lalu.

Dapat Beasiswa S2

Kegigihan Abrar berlanjut di jenjang S2. Saat ini, Abrar tengah mengikuti program fast track S2 di ITB di mana ia sudah bisa mempelajari pelajaran Magister saat di semester 7 jenjang S1. "Kebetulan fast track ada beasiswanya. Kemarin apply yang beasiswa 100% alhamdulillah keterima juga beasiswanya. Jadi kuliahnya gratis," jelasnya.

Berangkat dari siswa 'biasa' menjadi salah satu mahasiswa dengan IPK terbaik, Abrar berpesan kepada sesama pelajar.

"Kalau sudah jadi mahasiswa jadi sosok yang baru dengan status yang baru, status kalian dengan teman-teman yang lain itu sama-sama mahasiswa. Nggak peduli latar belakangnya apa. Tinggal kalian sadar kalau kalian sama-sama mahasiswa, dan kalian sama-sama mau berusaha, maka kalian punya satu kesempatan yang sama untuk menjadi mahasiswa terbaik," pungkasnya.

Simak Video "Tak Kuat Menanjak, Truk Angkut Mahasiswa ITB Terguling di Lembang"
[Gambas:Video 20detik]
(nir/pal)

Adblock test (Why?)


Cerita Abrar: dari Siswa 'Biasa', Kini Raih IPK Tertinggi FTTM ITB - detikcom
Ngelanjutin Artikel nya

Bacaan-bacaan Liturgi Rabu 8 November 2023 Hari Biasa Pekan XXXI - Tribun Flores

[unable to retrieve full-text content]

Bacaan-bacaan Liturgi Rabu 8 November 2023 Hari Biasa Pekan XXXI  Tribun Flores
Bacaan-bacaan Liturgi Rabu 8 November 2023 Hari Biasa Pekan XXXI - Tribun Flores
Ngelanjutin Artikel nya

Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini Multi Manfaat dari Jagung - RRI.co.id

[unable to retrieve full-text content] Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini Multi Manfaat dari Jagung    RRI.co.id Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini...