Rechercher dans ce blog

Jumat, 22 Maret 2024

Selebgram Stevie Agnecya Mengaku Sakit Tidak Biasa Sebelum Meninggal Dunia - Liputan6.com

"Mohon doanya," tulis Violenzia, mengutip kanal Showbiz Liputan6.com. Masih di akun Instagram-nya, Violenzia kembali mengunggah momen kebersamaan dengan Stevie. Salah satunya saat mereka pergi ke sebuah pusat perbelanjaan hingga berbuka puasa bersama.

"Kangen Stevi. Padahal masih bukber bareng tahun lalu, tahun ini nggak ada bukber ya kita," tulisnya.

Setelah itu, ucapan belasungkawa juga disampaikan banyak rekan artis, termasuk Tya Ariestya. Berbagi foto dengan mendiang Stevie di Instagram, ia menulis, "Orang baik ❤️ @steviagnecya. Innalillahiwainnaillaihirojiun, nanti kita ketemu lagi ya syg insyaallah bs sama sama kumpul lagi di surga Nya , makasih utk segala kebaikan kamu!"

Sementara itu, Stevie diketahui terakhir memperbarui unggahan di akun Instagramnya hampir setahun lalu, tepatnya pada 19 Agustus 2023. Saat itu, ia menggelar syukuran hari ulang tahun ke-32. Di video tersebut, wajahnya terlihat berseri-seri saat menyambut anak-anak panti asuhan yang diundang ke rumah.

Beragam hidangan disiapkan untuk menjamu tamu. Ia, suami, dan kedua anaknya bahkan menggelar salat berjemaah di dalam rumah, lalu ditutup dengan doa bersama. Setelah itu, mereka melepas para tamu dengan membagikan nasi kotak dan amplop.

Adblock test (Why?)


Selebgram Stevie Agnecya Mengaku Sakit Tidak Biasa Sebelum Meninggal Dunia - Liputan6.com
Ngelanjutin Artikel nya

Duh! Pemilik Resto Geram Kentang Goreng Buatannya Disebut Biasa Saja - detikFood

Jakarta -

Pertikaian antara pelanggan dan pemilik restoran kembali terjadi. Kali ini, pemilik restoran yang tidak terima ketika ada pelanggan menganggap kentang gorengnya sangat biasa.

Belakangan ini banyak akun-akun di media sosial yang membagikan ulasan mereka ketika makan di restoran atau tempat makan populer. Sebagian ulasan yang diberikan baik, tetapi ada juga yang tanpa ragu memberi kritik tajam.

Sayangnya, tidak semua ulasan ujur pelanggan diterima oleh penjual makanan. Terutama, ulasan jujur yang menganggap kualitas rasa makanan dan fasilitas restoran itu dianggap biasa saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ulasan seperti itu seringkali menyulut emosi penjual atau pemilik restoran. Menganggapnya sebagai ancaman yang dapat menjatuhkan bisnis tersebut.

Belum lama ini, ada kejadian serupa yang terjadi di antara pelanggan dan penjual kentang goreng. Pertikaian itu berawal dari unggahan video TikToker di akun @gunbuttock. TikToker itu terkenal dengan ulasan jujurnya terhadap suatu makanan.

ADVERTISEMENT

Dalam salah satu video, ia terlihat mengeksplor bazar Ramadan di Kampong Glam, Singapura. Banyak gerai makanan dan minuman yang menarik perhatiannya di sana.

Ia pun memulai penjelajahan itu dengan membeli Cheezy Crab Fries Turkey Bacon yang ditawarkan gerai Frank On Wheels. Gerai ini terkenal menawarkan kentang goreng smokey.

Jajanan unik ini memang sebelumnya sudah viral di media sosial. TikToker ini pun tidak mau terlewat. Ia ingin membuktikan seberapa enaknya kentang viral itu.

Ketika dicoba, rupanya reaksi TikToker ini biasa saja. Menurutnya untuk harga S$11.90 atau sekitar Rp 139.000 kentang ini sagat tidak sepadan.

Duh! Pemilik Resto Geram Kentang Goreng Buatannya Disebut Biasa SajaSeperti ini tampilan kentang goreng yang dianggap tidak sepadan dengan harganya. Foto: TikTok @gunbuttock

"Sejujurnya ini hanya kentang biasa yang dilumuri saus dan diberi sedikit taburan crab stick di atasnya. Tolong jangan buang-buang uang S$11.90 untuk ini," jelasnya.

Ia lanjut mengkritiknya dengan menganggap kentang goreng itu tidak punya komponen 'smokey' atau asap apapun. Komponen 'smokey' itu pun dianggap hanyalah uap dari es kering yang dikemas dalam botol kecil di sampingnya.

"Tidak ada aroma 'smokey' di sini. Itu murni hanya untuk hiasan estetika," lanjutnya.

TikToker ini pun hanya memberi penilaian 1 dari 10 untuk kentang goreng itu.

Duh! Pemilik Resto Geram Kentang Goreng Buatannya Disebut Biasa SajaMenurut pelanggan, kentang goreng ini tidak punya komponen smokey. Hanya ada asap yang dianggap menjadi hiasan saja. Foto: TikTok @gunbuttock

Ia lalu memberi penilaian sama buruknya untuk roti panggang keju Korea dan camilan tradisional Melayu lain. Hanya beberapa minuman manis, seperti minuman di gerai Gaospy x Offday Coffee yang mendapat review positif, lapor todayonline.com (20/03).

Video ulasannya ini menarik perhatian banyak orang. Bagi netizen, TikToker itu dianggap positif karena ia bisa benar-benar jujur memberi penilaian makanan.

Namun, dirinya mulai mendapat masalah ketika pemilik gerai kentang goreng melihat ulasan tersebut. Pemilik Frank On Wheels menunjukkan ketidakpuasan dengan ulasan negatif ini.

Akun "AbayaByKhalishaSg" yang diduga pemilik Frank On Wheels menanggapi ulasan TikToker itu dengan membalasnya di kolom komentar.

Ia mengungkap, "Apa yang Anda maksud dengan kentang goreng biasa? Jadi kentang goreng yang Anda makan itu berbeda? Dan ya, asapnya untuk estetika, bukan untuk dimakan! Saya akan sangat menghargai jika Anda datang untuk memberi tahu saya langsung, daripada mengunggah secara online."

Duh! Pemilik Resto Geram Kentang Goreng Buatannya Disebut Biasa SajaBanyak makanan yang diberi ulasan kurang baik. Namun, minuman ini menjadi salah satu yang dianggap enak. Foto: TikTok @gunbuttock

Akun pemilik Frank On Wheels itu juga meminta maaf jika makanan yang dijual tidak sesuai seleranya. Namun, ia tampak tidak terima karena jualan kentang gorengnya dianggap terlalu biasa. Sebab, menurutnya kentang goreng itu dibuat dengan kualitas premium.

Beberapa netizen pun terlihat lebih membela TikToker ini. Menurut beberapa netizen, TikToker Gunbutt bebas mengekspresikan pandangannya. Pelanggan tidak berkewajiban untuk merahasiakan opininya terhadap makanan yang mereka bayar sendiri.

Netizen lain berkomentar, "Saya pikir dia (TikToker) ada di posisi dimana dia berhak memberi pendapat karena dia sendiri membayar makanan itu."

Setelah diserbu netizen lain, akun "AbayaByKhalishaSg" kembali muncul untuk memberi penjelasan lain. Menurutnya, kentang goreng Cheezy Crab adalah produk baru yang mungkin memerlukan sedikit perbaikan. Ia juga menyarankan agar TikToker ini membeli rasa lain saja.

Dalam kemunculannya yang kedua kali, ia pun bersedia akan memberi pelanggan ini satu set kentang goreng baru.

Menanggapi masalah tersebut, pemilik Frank On Wheels mengungkap sebenarnya mereka senang hati menerima masukan dari pelanggan, jika memang perlu ada perbaikan.

Namun sebagai sebuah bisnis restoran, ia berupaya melayani pelanggan sabik mungkin. Komentar atau kritik negatif seperti itu dikhawatirkan menciptakan kesan buruk kepada pelanggan lain dan mampu menghancurkan bisnis.

Simak Video "Menikmati Hidangan Prasmanan Sunda di Resto Pinggir Danau BSD"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)

Adblock test (Why?)


Duh! Pemilik Resto Geram Kentang Goreng Buatannya Disebut Biasa Saja - detikFood
Ngelanjutin Artikel nya

Kamis, 21 Maret 2024

Mendagri Respons Hasil Rekapitulasi Suara Pemilu: Menang Kalah Biasa - Medcom.Id

Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian merespons rampungnya rekapitulasi suara nasional Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Tito mengajak seluruh pihak menghormati penetapan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Inilah demokrasi kita dan pilihan rakyat. Ada yang kalah, ada yang menang. Biasa," kata Tito di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Maret 2024.

Tito mafhum akan ada pihak-pihak yang menolak hasil penetapan KPU. Masyarakat diajak bijak menyikapi hal tersebut.

"Sama-sama kita move on. Kalau merasa tidak puas ada mekanisme ke Mahkamah (Konstitusi)," ujar eks Kapolri itu.

Menurut Tito, sengketa pemilu di MK merupakan kesempatan para pihak menyampaikan keberatan hingga temuan kecurangan. Apalagi, forum itu terbuka dan bisa diikuti seluruh masyarakat.
 


KPU resmi menetapkan hasil rekapitulasi nasional perolehan suara Pemilu 2024. Penetapan itu baik di tingkat pemilihan presiden hingga pemilihan legislatif DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, hingga DPD.

Hasil rekap itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota Secara Nasional dalam Pemilu 2024. SK ditetapkan pukul 22.19 WIB.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id

((LDS))

Adblock test (Why?)


Mendagri Respons Hasil Rekapitulasi Suara Pemilu: Menang Kalah Biasa - Medcom.Id
Ngelanjutin Artikel nya

Selasa, 19 Maret 2024

Airlangga sebut hal biasa soal netralitas Jokowi yang disinggung PBB - ANTARA

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menilai netralitas Presiden Joko Widodo yang disinggung dalam Sidang Komite HAM PBB adalah hal yang biasa.

Menurut Airlangga yang juga menjabat Menko bidang Perekonomian itu, hampir semua presiden mempunyai partai sebagai kendaraan politiknya.

"Enggak ada tanggapan. Semua, hampir semua presiden punya partai. Lee Kuan Yew punya Partai PAP. Joe Biden dari Demokrat. Jadi itu biasa. Pak Jokowi partai-nya beda," kata Airlangga saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Airlangga menjelaskan bahwa pemimpin negara lainnya, seperti Mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew berasal dari Partai Aksi Rakyat yang dibentuknya.

Kemudian, Presiden Amerika Serikat Joe Biden berasal dari Partai Demokrat.

Adapun Anggota Komite HAM PBB (CCPR) asal Senegal, Bacre Waly Ndiaye, sempat mempertanyakan netralitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilu 2024, dalam Sidang Komite HAM PBB mengenai Kovenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang berlangsung di Jenewa, Swiss, 12 Maret lalu.

Baca juga: Kemlu: RI tak sempat tanggapi komentar Senegal soal netralitas Jokowi

Ndiaye memulai pertanyaan dengan menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi RI tentang perubahan syarat usia capres dan cawapres.

"Kampanye digelar setelah putusan di saat-saat terakhir yang mengubah syarat pencalonan, memungkinkan anak presiden untuk ikut dalam pencalonan," kata dia dalam sidang yang ditayangkan di situs UN Web TV.

Ia kemudian mempertanyakan apa langkah-langkah yang diterapkan di Indonesia guna memastikan para pejabat negara, termasuk presiden, tidak bisa memberi pengaruh berlebihan terhadap pelaksanaan pemilu.

Ndiaye pun bertanya apakah pemerintah Indonesia sudah menyelidiki dugaan-dugaan intervensi pemilu tersebut.

Delegasi Indonesia yang dipimpin Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu Tri Tharyat tidak menjawab pertanyaan Ndiaye, tetapi justru menjawab pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2024

Adblock test (Why?)


Airlangga sebut hal biasa soal netralitas Jokowi yang disinggung PBB - ANTARA
Ngelanjutin Artikel nya

Airlangga sebut hal biasa soal netralitas Jokowi yang disinggung PBB - ANTARA

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menilai netralitas Presiden Joko Widodo yang disinggung dalam Sidang Komite HAM PBB adalah hal yang biasa.

Menurut Airlangga yang juga menjabat Menko bidang Perekonomian itu, hampir semua presiden mempunyai partai sebagai kendaraan politiknya.

"Enggak ada tanggapan. Semua, hampir semua presiden punya partai. Lee Kuan Yew punya Partai PAP. Joe Biden dari Demokrat. Jadi itu biasa. Pak Jokowi partai-nya beda," kata Airlangga saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Airlangga menjelaskan bahwa pemimpin negara lainnya, seperti Mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew berasal dari Partai Aksi Rakyat yang dibentuknya.

Kemudian, Presiden Amerika Serikat Joe Biden berasal dari Partai Demokrat.

Adapun Anggota Komite HAM PBB (CCPR) asal Senegal, Bacre Waly Ndiaye, sempat mempertanyakan netralitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilu 2024, dalam Sidang Komite HAM PBB mengenai Kovenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang berlangsung di Jenewa, Swiss, 12 Maret lalu.

Baca juga: Kemlu: RI tak sempat tanggapi komentar Senegal soal netralitas Jokowi

Ndiaye memulai pertanyaan dengan menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi RI tentang perubahan syarat usia capres dan cawapres.

"Kampanye digelar setelah putusan di saat-saat terakhir yang mengubah syarat pencalonan, memungkinkan anak presiden untuk ikut dalam pencalonan," kata dia dalam sidang yang ditayangkan di situs UN Web TV.

Ia kemudian mempertanyakan apa langkah-langkah yang diterapkan di Indonesia guna memastikan para pejabat negara, termasuk presiden, tidak bisa memberi pengaruh berlebihan terhadap pelaksanaan pemilu.

Ndiaye pun bertanya apakah pemerintah Indonesia sudah menyelidiki dugaan-dugaan intervensi pemilu tersebut.

Delegasi Indonesia yang dipimpin Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kemlu Tri Tharyat tidak menjawab pertanyaan Ndiaye, tetapi justru menjawab pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2024

Adblock test (Why?)


Airlangga sebut hal biasa soal netralitas Jokowi yang disinggung PBB - ANTARA
Ngelanjutin Artikel nya

Senin, 18 Maret 2024

Supeltas yang Biasa Berjaga di Perempatan Plumbon Ditemukan Tewas di Musala Kelurahan - Radar Bromo - Radar Bromo

PANDAAN, Radar Bromo - Warga Kelurahan Pandaan Minggu pagi (17/3) dibuat gempar.

Ini setelah sesosok pria ditemukan tewas di dalam musala kantor Kelurahan Pandaan.

Pria itu diketahui Mulyono, 52, warga Lingkungan Plumbon, Kelurahan/Kecamatan Pandaan.

Warga mengenalnya sebagai seorang sukarelawan peduli lalu lintas (supeltas), di Perempatan Plumbon.

Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar pagi itu juga langsung menghubungi bidan Kelurahan Pandaan dan Polsek Pandaan.

Tak lama berselang, datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

(Polsek Pandaan)

Informasinya, insiden itu terjadi sekitar pukul 07.00. “Posisi korban di TKP tidur terlentang di lantai dalam mushollah.

Saat dicek oleh bidan, didampingi petugas dan disaksikan warga lainnya ternyata sudah meninggal,” kata Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Budi Luhur.

Pada jasad korban, petugas melakukan pengecekan luar. Tidak diketemukan luka akibat kekerasan imbuhnya.

Pihak keluarga korban yang datang ke TKP, menerima kematian korban sekaligus membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi.

Pagi itu juga, dari TKP jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa keluarga ke rumah duka untuk disucikan. Jenazah langsung dimakamkan di TPU kelurahan setempat.

“Info yang kami terima dari warga sekitar, tiap harinya korban nyambi bekerja sebagai supeltas. Kalau tidur dan istirahatnya, seringkali di pendopo dan musala Kelurahan Pandaan,” tuturnya.

Kanitreskrim juga menyebutkan informasi dari bidan kelurahan setempat, korban selama ini adalah pasien Puskesmas Pandaan.

Adblock test (Why?)


Supeltas yang Biasa Berjaga di Perempatan Plumbon Ditemukan Tewas di Musala Kelurahan - Radar Bromo - Radar Bromo
Ngelanjutin Artikel nya

Tenaganya Lebih Buas dari yang Biasa, Seberapa Irit Chery Omoda 5 GT? - detikOto

Jakarta -

Lini model Chery Omoda 5 cukup beragam. Ada yang E5 mengisi segmen mobil listrik murni, Omoda 5 biasa yang membawa mesin bensin 1.500 cc, hingga Omoda 5 GT yang hadir dengan penggerak semua roda dan mesin yang digdaya.

Penggunaan teknologi yang lebih tinggi hingga mesin yang lebih buas dibandingkan Omoda 5 biasa rasanya membuat Omoda 5 GT perlu berkompromi soal efisiensi.

Nyatanya tidak. Sebab dari pengetesan yang dilakukan detikOto, Chery Omoda 5 GT justru mencatatkan angka konsumsi bahan bakar rata-rata yang lebih baik ketimbang Omoda 5 biasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di rute perkotaan dengan kecepatan rata-rata 25 km per jam, Omoda 5 GT bisa meraih angka 10,8 km per liter. Sedangkan di rute tol, dites dengan kecepatan rata-rata 90 km per jam, Omoda 5 GT bisa meraih angka 14 km per liter.

Hasil tersebut lebih irit dari Omoda 5 Z yang kami tes sebelumnya. Dengan mekanisme tes yang sama, di rute perkotaan, Omoda 5 Z hanya dapat 9,9 km per liter. Sementara di rute tol, tercatat di angka 13,8 km per liter.

Meski dengan mesin yang lebih besar Omoda 5 GT nyatanya lebih efisien dari penggunaan bahan bakar. Hal tersebut tentu datang dari penyempurnaan mesin dan transmisi yang Chery lakukan.

Perlu diketahui, Chery Omoda 5 GT hadir dengan mesin 1.6L TGDI yang tenaga maksimalnya tembus 197 HP dan trosi 290 Nm. Tak seperti Omoda 5 biasa yang mengusung transmisi CVT, Omoda 5 GT membawa transmisi 7 percepatan Dual Clutch dengan shifter elektrik.

Chery Omoda 5 GT tipe termahal juga hadir dengan penggerak semua roda dan dilengkapi dengan mode berkendara yang beragam. Hal ini yang membuatnya kian mumpuni untuk melibas berbagai permukaan jalan dengan efisien.

Omoda 5 GT hadir dengan harga yang lebih mahal ketimbang Omoda 5 biasa. Chery membanderol Omoda 5 GT dengan harga Rp 453.800.000 untuk varian Front Wheel Drive (FWD) dan Rp 493.800.000 untuk Omoda 5 GT All Wheel Drive (AWD).

(mhg/rgr)

Adblock test (Why?)


Tenaganya Lebih Buas dari yang Biasa, Seberapa Irit Chery Omoda 5 GT? - detikOto
Ngelanjutin Artikel nya

Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini Multi Manfaat dari Jagung - RRI.co.id

[unable to retrieve full-text content] Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini Multi Manfaat dari Jagung    RRI.co.id Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini...